Madrid, Spanyol – Seorang pensiunan berusia 77 tahun ditilang oleh polisi karena "berburu" Pokemon dengan aplikasi game Pokemon Go di sekitar jalan-jalan Madrid ketika situasi merespons penyebaran COVID-19 atau Virus Corona. Tempat ini harus dalam keadaan sekarang kuncian untuk mencegah penyebaran virus.

Dilaporkan dari LADBible, peristiwa aneh tentang memberikan tiket kepada warga negara untuk bermain Pokemon Go di jalanan saat kuncian ditegakkan selama wabah COVID-19 atau Virus Corona. Berita ini pertama kali diceritakan oleh Polisi Madrid (Policia Municipal de Madrid) melalui akun Twitter resmi.

Akun Twitter polisi membagikan foto dalam bentuk tiket karcis kepada tersangka ketika lelaki itu sedang bermain Pokemon GO.

Menurut laporan dari TeleMadrid, pria itu bukan satu-satunya orang yang menerima sanksi dari polisi karena melanggar peraturan untuk tetap di rumah selama pandemi virus.

Polisi setempat telah menerima sebanyak 4850 pengaduan dari warga, telah menangkap sebanyak 30 orang. Polisi telah menjatuhkan sanksi tiket sebanyak 664. Ini telah dilakukan sejak pengenalan COVID-19 atau Virus Corona di Spanyol pada 14 Maret 2020 hingga Minggu (22/3).

Hingga berita ini diturunkan, menurut statistik resmi dari WHO, jumlah pasien dengan kasus positif virus Corona di Spanyol telah mencapai 7.797 orang, sementara angka kematian telah mencapai 6.528 orang.

Di Spanyol telah diberlakukan undang-undang yang hanya mengizinkan penghuni meninggalkan rumah untuk pergi – bekerja, ke supermarket, ke apotek, atau merawat orang yang membutuhkan perhatian ekstra seperti orang tua. Selain alasan yang disebutkan di atas, warga diharuskan untuk tetap di rumah.

Warga yang melanggar akan dikenai sanksi berupa denda. Jumlah denda yang dikenakan mulai dari 600 hingga 30.000 euro (+/- Rp. 10,8 juta – Rp. 540 juta). Jika terjadi insiden dengan aparat, ia akan dikenakan hukuman pidana 3 bulan karena tidak patuh dan 4 tahun karena memberontak terhadap pihak berwenang.